Bahagia sesungguhnya adalah rasa senang
dan tenang yang ada di dalam hati kita. Semua orang mendambakan hal ini, tetapi
tidak semua orang bisa merasakannya. Kadang orang berpikir akan merasa bahagia
apabila berlimpah harta. Ada benarnya juga sih karena berlimpahnya harta
menunjukkan kalau segala kebutuhan dan keinginan kita bisa terpenuhi. Tapi, apa
gunanya harta yang berlimpah jika diri ini tidak dapat menikmatinya karena
terbaring lemah tak berdaya menderita suatu penyakit. Apa gunanya harta yang
berlimpah jika orang2 mendekati kita hanya karena ingin ikut menikmati harta
yang kita punya bukan karena ingin tulus bersahabat dengan kita. Apa gunanya
harta yang berlimpah jika saudara dan handai taulan menjauh karena menilai kita
terlalu tamak dalam mengejar harta. Jadi, bahagia itu tidak semata-mata muncul
karena harta yang berlimpah.
Bahagia yang hakiki bisa muncul karena rasa syukur kita atas apa yang kita
miliki saat ini. Terdengar klise memang, tapi coba saja rasakan. Mungkin saat
ini hidup kita terbilang sederhana, tetapi kita memiliki jasmani dan rohani
yang sehat, mempunyai keluarga yang harmonis, mempunyai pekerjaan atau usaha
kecil yang terus berjalan, dipercaya sama orang, mempunyai banyak teman,
disukai banyak orang karena perilaku positif kita. Itu semua patut disyukuri
dan dapat menimbulkan rasa bahagia. Memang manusiawi jika kita menginginkan
adanya peningkatan dalam hidup, tapi jangan sampai lupa bersyukur dengan nikmat
yang telah Tuhan berikan kepada kita. Lihatlah ke atas sebagai motivasi
peningkatan diri, tapi jangan lupa melihat ke bawah agar kita mensyukuri segala
nikmat dan karunia yang Tuhan berikan kepada kita. Ibarat orang berjalan,
sesekali perlu melihat ke bawah agar tidak terjatuh.
Akhir kata, semoga kita semua selalu mendapatkan kemudahan dalam menjalani
hidup ini, mendapatkan jalan keluar dari segala permasalahan yang kita hadapi.
Terus berjuang meraih kebahagiaan dengan menyertakan rasa syukur di dalam hati
kita.
#Repost
- MGB-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar